Petunjuk Penggunaan e-Toll Card

etollcards1.Pengertian e- Toll Card
e-Toll Card adalah kartu prabayar contactless smart card yang diterbitkan oleh Bank Mandiri bekerja sama dengan PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk dan PT. Marga Mandalasakti untuk transaksi pembayaran tol. e-Toll Card menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) yang memungkinkan transaksi dapat dilakukan dari jarak jauh
(contactless). Fitur e-Toll Card secara lengkap sebagai berikut:

a) Saldo tersimpan pada chip kartu sehingga pada saat transaksi tidak
b) dibutuhkan PIN atau tanda tangan.
c) Dapat diisi ulang.
d) Minimum saldo kartu Rp 10.000,-.
e) Maksimal saldo kartu Rp 1.000.000,- (sesuai ketentuan Bank Indonesia).
f) Saldo mengendap pada kartu tidak diberikan bunga.

2. Penjualan Kartu Perdana
Masyarakat dapat membeli kartu perdana e-Toll Card di cabang-cabang utama Bank Mandiri di Jabodetabek dan kantor gerbang operator tol tertentu.

3. Lokasi penggunaan e-Toll Card
e-Toll Card dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di:
a) Gerbang tol pada ruas tol yang bertanda “e-Toll Card”

a. Cawang – Tomang – Cengkareng
b. Cawang – Tanjung Priok – Pluit
c. Cikupa – Merak

b) Toko Indomaret (mulai 15 Maret 2009)
c) SPBU (mulai 15 Maret 2009)

4. Cara Bertransaksi di Gardu Tol
a) Pengguna tol menyerahkan e-Toll Card kepada petugas di gardu tol.
b) Petugas gardu tol memilih golongan kendaraan dan menyentuhkan e-Toll Card pada card reader. Saldo uang pada e-Toll Card akan berkurang sesuai tarif tol yang telah ditentukan.
c) Petugas tol menyerahkan kembali e-Toll Card dan tanda terima pembayaran
d) kepada pengguna tol.

5. Isi Ulang
Pemegang Kartu dapat melakukan isi ulang/menambah jumlah saldo dengan pilihan nominal antara lain Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 200.000, Rp 300.000, Rp 500.000 atau nominal lainnya sesuai keinginan. Isi ulang dapat dilakukan dengan kartu mandiri debit. Metode isi ulang e-Toll Card dilakukan melalui 2 tahap yaitu proses pembayaran (pendebitan rekening) dan proses pengisian (memindahkan uang Anda ke fisik e-Toll Card) sebagai berikut:

Image
Cara melakukan proses pembayaran dengan mandiri sms, ketik isi pre<spasi> nomor<spasi>rupiah<spasi>PIN, kirim sms tersebut ke 3355.

Image

6. Cek Saldo
Cek saldo dapat dilakukan di lokasi isi ulang di atas atau melalui layanan mandiri internet dan mandiri sms. Cara cek saldo kartu melalui mandiri sms, ketik sal <spasi>pre<spasi>nomor e-Toll Card dan kirim ke 3355. Contoh : sal pre 603298999999999.

7. Lain-lain
Demi kenyamanan Anda, tuliskan nama Anda di belakang kartu.

Tanya Jawab Seputar e-Toll Card
1. e-Toll Card dapat digunakan untuk transaksi di mana saja?
e-Toll Card dapat digunakan untuk transaksi pembayaran tol di ruas jalan tol yang dioperasikan oleh Operator Jalan Tol yaitu PT. Jasa Marga, PT. Marga Mandalasakti dan PT. Citra Marga Nusaphala Persada.

2. Berapa lama masa berlaku?
e-Toll Card tidak memiliki batasan masa berlaku.

3. Berapa biaya dan tarif yang berhubungan dengan e-Toll Card?

  • Tidak ada biaya transaksi dan isi ulang.
  • Biaya penutupan kartu Rp 5.000,-.

4. Bagaimana jika transaksi isi ulang e-Toll Card gagal, rekening tabungan sudah terdebit tetapi saldo di e-Toll Card tidak bertambah?
Pemegang Kartu dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Mencetak histori transaksi di EDC mandiri prabayar.
  • Menghubungi Cabang Bank Mandiri atau menghubungi mandiri call 14000 atau (021) 5299-7777 dengan menyertakan bukti transaksi gagal dan histori transaksi.

5. Berapakah batasan saldo e-Toll Card?

  • Minimal saldo kartu Rp. 10.000
  • Maksimal limit kartu Rp. 1.000.000 (sesuai ketentuan Bank Indonesia)
  • Total dana yang dapat ditransaksikan adalah nilai saldo dikurangi saldo minimum Rp. 10.000.

6. Apakah saya dapat melakukan permintaan pengembalian sisa saldo (redemption) e- Toll Card?
Ya dapat. Caranya adalah:

  • Pemegang Kartu menghubungi Cabang Bank Mandiri untuk mengajukan permintaan redemption e-Toll Card dan menyerahkan fisik e-Toll Card dimaksud.
  • Pemegang Kartu mengisi formulir Permintaan dan Keluhan yang memuat permintaan untuk redemption dan nomor rekening tabungan/giro Pemegang Kartu atau dibayar tunai.

7. Jika memerlukan informasi atau terdapat keluhan mengenai e-Toll Card, maka saya dapat menghubungi kemana?
Jika terdapat pertanyaan dan keluhan dapat menghubungi mandiri call 14000.

8. Bagaimana jika terjadi gagal transaksi di gardu tol?
Pengguna jalan wajib membayar secara tunai apabila transaksi pembayaran
tol gagal akibat saldo tidak cukup atau kartu rusak.

Syarat dan Ketentuan Mengenai Penggunaan e-Toll Card
1. Fasilitas e-Toll Card

  • Dapat digunakan untuk bertransaksi di gerbang tol dengan lebih mudah, nyaman dan cepat.
  • Dapat diisi ulang di kantor operator jalan tol, Cabang Bank Mandiri dan lokasi lainnya yang akan dilakukan kemudian.

2. Penggunaan e-Toll Card

  • e-Toll Card adalah milik Bank dan atas permintaan Bank kepada Pemegang Kartu, wajib segera mengembalikan e-Toll Card kepada Bank tanpa syarat.
  • Bank tidak berkewajiban untuk mengganti kerugian akibat kartu yang rusak karena kelalaian Pemegang Kartu, hilang, dicuri atau digunakan oleh pihak yang tidak berwenang dan Bank tidak akan mengganti e-Toll Card yang hilang dengan e-Toll Card yang baru.
  • Pemegang Kartu berhak menggunakan kartunya untuk bertransaksi di pintu tol sebatas saldo yang tersimpan dalam e-Toll Card dan tidak akan menggunakan atau mencoba menggunakan e-Toll Card untuk transaksi pintu tol melebihi saldo yang ada dalam e-Toll Card.
  • Pemegang Kartu bertanggung jawab sepenuhnya atas penyimpanan, pengamanan dan penggunaan e-Toll Card.
  • Pemegang Kartu harus mematuhi prosedur, instruksi, panduan dan/atau pedoman yang ditetapkan oleh Bank dari waktu ke waktu.
  • Pemegang Kartu tidak diperkenankan merusak, memanipulasi, mengcopy, dan/atau mengubah e Toll Card baik fisik maupun isi dan/atau data kartu.
  • Pemegang Kartu bertanggung jawab dan wajib segera melaporkan kepada Bank apabila terjadi penggandaan (cloning) dan penggunaan oleh pihak yang tidak berwenang untuk bertransaksi dan/atau mengubah (fisik dan/atau isi/data) e-Toll Card. Penggunaan oleh pihak yang tidak berwenang dapat berupa penggunaan untuk bertransaksi atau mengisi nominal pada pihak yang tidak ditunjuk secara tertulis oleh Bank.
  • Dalam hal kehilangan kartu, Bank tidak melakukan pemblokiran, tidak mengganti fisik kartu dan Bank tidak mengembalikan saldo.
  • Apabila e-Toll Card rusak, Bank tidak melakukan pemblokiran, tidak mengganti fisik kartu namun Bank mengembalikan saldo setelah dikurangi biaya administrasi.
  • Pencantuman nama pada e-Toll Card bukan merupakan keabsahan kepemilikan e-Toll Card.
  • Bank berhak secara sepihak menghentikan atau menangguhkan pelayanan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pemegang Kartu apabila terjadi hal-hal sebagai berikut:

1) Teknis

  • Jika terjadi gangguan teknis pada jaringan (network).
  • Jaringan (network) sedang dilakukan peningkatan, perubahan dan atau pemeliharaan (being upgraded, modified and/or maintained).

2) Non Teknis
Jaringan (network) dan/atau e-Toll Card terindikasi digunakan untuk kejahatan atau kegiatan yang bertujuan melanggar hukum dengan akibat terjadi kerusakan atau gangguan terhadap jaringan (network) dan/atau e-Toll Card, yang dilakukan namun tidak terbatas oleh Merchant, Mitra dan/atau Pemegang Kartu.

3. Masa berlaku e-Toll Card

  • Tidak memiliki batasan masa berlaku.
  • Apabila dalam jangka waktu 1 (satu) tahun tidak terdapat transaksi isi ulang (top up) atau belanja (purchase), maka e-Toll Card akan terblokir atau tidak dapat digunakan dan e-Toll Card tersebut memasuki masa tenggang selama 1 (satu) bulan.
  • Apabila setelah masa tenggang berakhir tidak terdapat transaksi isi ulang atau belanja, maka dengan ini Pemegang Kartu dianggap menyetujui saldo dalam e-Toll Card menjadi pendapatan Bank.

4. Penutupan e-Toll Card

  • Penutupan e-Toll Card dapat terjadi apabila berlaku hal-hal sebagai berikut:
  • Penutupan oleh Bank e-Toll Card akan ditutup oleh Bank akibat terjadinya hal-hal seperti tersebut di butir 2.k. Syarat-Syarat dan Ketentuan Umum ini.
  • Penutupan e-Toll Card atas permintaan Pemegang Kartu dengan alasan:
    • e-Toll Card rusak , atau
    • Pemegang Kartu mengajukan permohonan redemption untuk mengakhiri penggunaan e-Toll Card.
  • Apabila Pemegang Kartu bermaksud mengakhiri penggunaan e-Toll Card, Pemegang Kartu wajib memberitahukan secara tertulis dalam bentuk dan isi yang dapat diterima Bank dan Pemegang Kartu segera mengembalikan e-Toll Card kepada Bank. Selanjutnya Bank akan menghentikan e-Toll Card atas dasar pemberitahuan tertulis dimaksud.
  • Pemegang Kartu dapat mengajukan permintaan penutupan e-Toll Card setiap saat dengan mengisi Formulir Permintaan dan Keluhan atau Formulir lainnya yang ditetapkan oleh Bank dan menyerahkan kepada Petugas Cabang yang ditunjuk.
  • Apabila dalam e-Toll Card yang akan ditutup atas permintaan Pemegang Kartu masih terdapat saldo, maka Bank akan mengembalikan saldo e-Toll Card tersebut sesuai catatan Bank setelah dikurangi biaya administrasi.
  • Biaya administrasi penutupan kartu ini dikenakan untuk penutupan kartu  oleh Bank maupun atas permintaan Pemegang Kartu, yang besarnya ditetapkan dalam ketentuan tersendiri.
  • Pemegang Kartu dengan ini memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebetan saldo e-Toll Card untuk pembayaran biaya administrasi atas penutupan e-Toll Card.
  • Bank akan memproses penutupan e-Toll Card dan pengembalian saldo
  • e-Toll Card tersebut selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja sejak dokumen permintaan tertulis dari Pemegang Kartu diterima lengkap oleh Bank.
  • Apabila permintaan Pemegang Kartu untuk penutupan dan pengembalian saldo e-Toll Card disetujui Bank, maka saldo setelah dikurangi biaya administrasi, atas permintaan Pemegang Kartu akan dikreditkan ke rekening tabungan/giro Pemegang Kartu dan/atau dibayar tunai.

5. Redemption
Pemegang Kartu dapat mengajukan redemption/pengembalian saldo e-Toll Card ke Cabang dengan dikenakan biaya administrasi.

6. Penyelesaian Sengketa (Dispute) Transaksi e-Toll Card

  • Dalam hal terdapat pertanyaan atau sengketa/dispute transaksi Kartu maka Pemegang Kartu dapat mengajukan keluhan baik secara tertulis dan/atau lisan ke mandiri call 14000 atau (021) 5299-7777 atau Cabang.
  • Pemegang Kartu mengajukan keluhan atas dispute transaksi maksimal 30 (tiga puluh) hari kerja dari tanggal transaksi.
  • Dalam hal pengajuan keluhan dilakukan secara tertulis, Pemegang Kartu wajib melampirkan copy bukti-bukti transaksi dan bukti lainnya untuk mendukung pengaduan.
  • Bank akan melakukan pemeriksaan/investigasi atas pengaduan Pemegang Kartu.
  • Apabila dari hasil pengecekan Bank telah sesuai dengan pengaduan Pemegang Kartu maka akan dilakukan pengkreditan ke rekening tabungan/giro Pemegang Kartu dan/atau dibayar tunai.
  • Apabila dari hasil pengecekan Bank tidak sesuai dengan pengaduan Pemegang Kartu, akan diinformasikan ke Pemegang Kartu dengan cara penyampaian yang ditentukan oleh Bank.

7. Batas Pertanggungjawaban (Liability)

  • Bank dan seluruh pejabat, pegawai dan Mitra terkait tidak dapat dimintai pertanggungjawaban oleh Pemegang Kartu atau pihak manapun yang mengajukan tuntutan atas hal-hal sebagai berikut:
  • Kehilangan e-Toll Card oleh Pemegang Kartu.
  • Kerusakan e-Toll Card akibat kecerobohan Pemegang Kartu dan/atau tidak menggunakan dan menempatkan Kartu sesuai petunjuk penggunaan.
  • Kerugian sejumlah nilai uang dalam e-Toll Card akibat penggunaan transaksi pembayaran yang tidak benar.
  • e-Toll Card yang digunakan oleh pihak yang tidak berwenang dan/atau hasil penggandaan (cloning).
  • Dengan tidak membatasi hal-hal yang diatur dalam butir 7.a. di atas, Bank berikut pejabat, pegawai dan Mitra tidak bertanggung jawab atas tuntutan/klaim mengenai:
  • Segala kerugian atau kerusakan karena tidak beroperasinya system akibat bencana alam, banjir, perang, pemberontakan, huru hara atau kerusuhan, pemogokan, demonstrasi dan/atau akibat adanya peraturan dan/atau larangan Pemerintah.
  • Segala kerugian atau kehilangan data karena penggunaan e-Toll Card oleh pihak yang tidak berwenang.

8. Kerahasiaan Informasi Pemegang Kartu

  • Keamanan informasi pribadi Pemegang Kartu akan dilindungi oleh Bank dengan cara menjaga keamanan fisik, elektronik dan prosedur sesua ketentuan hukum yang berlaku.
  • Ketika Bank menggunakan jasa perusahaan lain untuk menyediakan layanan bagi Bank, Bank mewajibkan mereka untuk melindungi kerahasiaan informasi Pemegang Kartu.

9. Hukum yang Berlaku dan Domisili

  • Syarat dan Ketentuan mengenai penggunaan e-Toll Card ini tunduk pada hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
  • Berkenaan dengan Syarat dan Ketentuan mengenai penggunaan e-Toll Card dan segala akibatnya, Bank dan Pemegang Kartu setuju untuk memilih tempat kediaman hukum di tempat Pemegang Kartu membeli kartu perdana e-Toll Card.
  • Dalam hal terjadi keselisihan maka Para Pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara musyawarah dan apabila tidak tercapai kesepakatan maka Para Pihak sepakat untuk menyelesaikannya melalui Pengadilan Negeri sesuai domisili tergugat.

10. Lain-Lain

  • Syarat-Syarat dan Ketentuan Umum e-Toll Card, termasuk jenis/bentuk layanan setiap saat dapat diubah oleh Bank tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pemegang Kartu.
  • Atas perubahan, penambahan atau penggantian Syarat dan Ketentuan mengenai Penggunaan e-Toll Card tersebut tetap akan mengikat Pemegang Kartu.
  • Perubahan, penggantian dan/atau penambahan tersebut dilakukan melalui:
  • Pemberitahuan yang ditempel pada Cabang Bank atau counter.
  • Diumumkan melalui website Bank (www.bankmandiri.co.id)
  • Diumumkan melalui media cetak dan/atau elektronik.
  • Media lain yang ditentukan kemudian.
  • Seluruh jenis dan besarnya biaya dapat berubah sewaktu-waktu melalui pemberitahuan atau pengumuman.
  • Hal-hal yang berkaitan dengan Pengaduan dan Permintaan Informasi dapat dilakukan melalui: mandiri call 14000 atau (021) 5299-7777; atau melalui website dengan alamat: http://www.bankmandiri.co.id
  • Syarat dan ketentuan e-Toll Card selengkapnya dapat dilihat di website http://www.bank mandiri.co.id

2 Balasan ke Petunjuk Penggunaan e-Toll Card

  1. haryanto sutanto mengatakan:

    Apakah tarif tol dengan menggunakan e-toll card tarifnya berlaku tarif normal?
    Bila dengan karcis tol langganan, tarifnya 10% lebih murah dari tarif normal.

    Bagaimana meng-antisipasi kesalahan petugas (atau kesengajaan) misalnya dengan mendebit lebih dari 1 kali untuk transaksi yang sama.
    Pengguna tidak dapat mencek saldo di e-toll saat itu.

    Kapan transaksi otomatis di gerbang toll dapat terlaksana? Otomatis maksudnya pengendara tidak usah berhenti untuk membayar tol dan secara system alat di gerbang toll akan membaca e-toll dari jarak jauh dan mengurangi saldo di kartu.

    • intijapek mengatakan:

      Terima kasih Pak haryanto sutanto atas pertanyaannya

      Tidak ada discount utk e-toll card.
      Keuntungan dr e-toll card adl bs digunakan di ruas-ruas tol yg menggunakane-toll card, bahkan ke depannya dirancang utk dpt digunakan untuk membeli BBM, bayar parkir dan belnja. Selain itu tdk ada batas waktu kadaluarsa, jadi uang tidak hangus. Kartu bisa diisi ulang.
      Saldo dpt di lihat di struck karcis.

      Kesalahan mendebit (mis: lbh besar) dapat segera dilakukan pengembalian secara elektronik juga di ruang Kepala Shift di gerbang yang dilalui.

      Pembayaran e-toll card secara otomatis tanpa berhenti dalam jangka pendek blm bisa dilaksanakan karena terkait dgn budaya masyarakat kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: