Harga JSMR Diproyeksikan Mencapai Rp1.700

StockWatch (Jakarta) – Analis CLSA Indonesia, Hadi Susilo, berpendapat saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), operator jalan tol terbesar di Indonesia, merupakan alternatif investasi yang menguntungkan di tengah tingginya laju inflasi saat ini. Alasannya, tarif tol selalu terlindung dari dampak inflasi dan disesuaikan setiap dua tahun sekali. Selain itu, perseroan tidak hanya mengoperasikan jaringan jalan tol terbesar, tetapi juga memiliki volume kendaraan yang paling stabil.

Dalam laporan riset, Selasa (12/8), Hadi mengemukakan perseroan saat ini sedang berupaya menyelesaikan beberapa proyek ruas tol yang nantinya diperkirakan terus meningkatkan volume kendaraan di jalan tol yang dioperasikannya hingga awal 2009 mendatang.

Ia memperkirakan tarif tol pada 2009 meningkat 18% dengan asumsi laju inflasi sebesar 12% pada tahun ini dan 6% tahun depan. Dampak dari peningkatan tarif tol tersebut nantinya akan tercermin dalam pertumbuhan pendapatan pada 2010 yang diperkirakan mencapai sekitar 24%.

Ia menjelaskan perseroan mengoperasikan jaringan jalan tol sepanjang 496 km di Jakarta, Surabaya dan Medan. Pengelolaan jalan tol di ketiga kota besar tersebut tergolong stabil dan volume kendaraan yang melalui jaringan tol tersebut merupakan yang tertinggi, bahkan mungkin akan sulit ditandingi oleh jaringan jalan tol yang dioperasikan operator lain.

Selain itu, demikian Hadi, kenaikan harga BBM akhir Mei lalu tidak berdampak terhadap peningkatan volume kendaraan yang setiap bulannya mencapai 73 juta kendaraan. Bahkan kenaikan harga BBM sebesar 100% pada 2005 hanya sempat menekan volume kendaraan di ruas tol peseroan selama dua bulan saja. Volume kendaraan yang lewat jaringan tol perseroan pada 2009 diperkirakan mencapai 881 juta kendaraan, atau naik 2,9% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga mengutarakan, ekspansi bisnis perseroan saat ini sedang berlangsung. Itu terlihat setelah perseroan mengakuisisi enam konsesi jalan tol baru sepanjang 153 km. Perseroan mulai membangun ruas tol Bogor sejauh 4 km pada Februari 2008. Ruas tol tersebut diharapkan beroperasi di awal semester pertama 2009. Sedangkan, ruas tol Semarang akan dibangun pada semester kedua 2008, dan sisanya pada semester pertama 2009.

Itu sebabnya Hadi merekomendasikan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham Jasa Marga (JSMR). Harga JSMR dalam 12 bulan ke depan diperkirakan mencapai Rp1.700 per unit, atau berpotensi menguat sekitar 42,86% dibandingkan harga penutupan Selasa (12/8) sebesar Rp1.190 per unit.

3 Balasan ke Harga JSMR Diproyeksikan Mencapai Rp1.700

  1. iwan mengatakan:

    bagus juga tu artikelnya

  2. iwan mengatakan:

    ok bagus sekali artikelnya

  3. riky mengatakan:

    Good

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: