BPJT Beri Kelonggaran Investor Sejumlah Tol

 Media Indonesia (13/4):  Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) memberi kesempatan sejumlah investor tol memperpanjang tenggat pencari pendanaan bank untuk sejumlah ruas. “Perpanjangan itu diberikan karena mereka hingga saat ini berupaya mendapatkan pendanaan dari bank.”ujar Kepala BPJT Hisnu Pawenang di Jakarta, kemarin. Sejumlah investor yang mendapat kelonggaran tersebut adalah investor ruas tol Pandaan-Malang, PT Setdco Intrinsict Nusantara, dan investor ruas tol Kertosono-Mojokerto PT Marga Hanurata Intrinsic. Kedua invetsor tersebut mendapatkan perpanjangan waktu financial close hingga 29 Mei 2007.

Pasalnya, hingga saat ini kedua investor tersebut belum dapat memenuhi persyaratan kontrak, yaitu mendapatkan jaminan pendanaan dari pihak perbankan (financial close). Berdasarkan jadwal, investor yang sudah menandatangani BPJT diberi waktu enam bulan untuk memenuhi kewajiban kontraknya. Jika batas waktu itu dilanggar, investor tersebut diberi surat peringatan dan perpanjangan waktu tiga bulan untuk kemudian diputus kontraknya. Sementara itu, keempat investor yang segera mendapatkan pendanaan perbankan adalah PT Translingkar Kita Jaya untuk ruas Cinere-Jagorawi, PT Jalan Tol Seksi IV untuk ruas Makassar, PT Citra Washopatuwa untuk ruas Depok-Antasari. Sedangkan PT Sedco, menurut Hisnu, masih menunggu talangan pendanaan salah satu lembaga keuangan dari Malaysia.

“Karena dana yang dibawanya dalam bentuk dolar, ada sedikit hambatan lagi,” jelasnya. Tol ruas Pandaan-Malang tersebut membutuhkan investasi mencapai Rp 2,8 triliun. Terkait pembangunan tiga ruas tol yang bersinggungan dengan ruas Surabaya-Gempol yang saat ini terendam lumpur, Hisnu menjamin bisnis untuk ruas-ruas itu tidak akan terpengaruh. “Kita targetkan relokasi tol Surabaya-Gempol selesai 2009, sehingga tiga ruas baru yang akan dibangun tetap berprospek baik,” jelas Hisnu. Tiga ruas itu adalah Gempol-Pasuruan oleh PT Jasa Marga, Gempol-Pandaan oleh PT Margabumi Adhikarya, dan Pandaan-Malang oleh Setdco Intrinsict Nusantara. Saat ini, ujar Hisnu, pihak investor dan perbankan mempertanyakan keseriusan pemerintah untuk merelokasi ruas yang terendam itu. “Relokasi harus lebih dulu selesai daripada tiga ruas baru,” tambahnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: